Senin, 12 Februari 2018

Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik PAUD 4-6 September 2017



Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik PAUD
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Keb. Tegal
Di Gedung Auditorium SLB Manunggal Slawi, Senin - Rabu, 4 - 6 September 2017

Sambutan Bu Samlatun (Ketua Panitia Penyelenggara)
Dasar: UU no. 20 Tahun 2003, dll
Jumlah peserta pelatihan ada 90 pendidik Paud (46 TK, 44 KB)
Sambutan Kepala Dinas Dikbud Kab. Tegal, Ibu Retno Suprobowati, SH.MM,MKN
Ilmu itu bersifat dinamis dan berkembang
Dalam mendidik menggunakan kurikulum, bisa mengembangkan 4 kompetensi: paedagogik, profesional, sosial, kepribadian.
Jangan sampai anak didik terhambat perkembangannya karena ketidaktahuan pendidik dalam mendidik mereka.
Materi 1:
IMPLEMENTASI PAUD HOLISTIK INTEGRATIF (HI) DI LEMBAGA
Oleh: Dr. Sri Kurnianingsih, MM, PSi
Panggilan: Bu Nia
Alamat: Jl. Waru Timur I/36 Banyumanik - Semarang
HP. 08122836578 / 0811271415
Pendidikan:
S1 Psikologi UGM
S2 Managemen SDM (PPM) Jakarta
S2 Psikologi UGM
English course (ELTS) Australia
Pengelola Pos Paud Menur Semarang
UNICEF Jawa Tengah - MBS dan Pos Paud
Gerakan nasional Paud => Pembangunan Paud di Indonesia tahun 2011 - 2045
Tujuan acara ini: untuk memantapkan mutu pendidikan AUD
Pemantapan mutu => fundamen SDM berkualitas
Standar mutu nasional => SDM handal
Standar mutu internasional => SDM berdaya saing global
Layanan paripurna => insan cerdas komprehensif
Visi pendidikan nasional: insan cerdas komprehensif dan kompetitif
Pendidikan karakter cerdas komprehensif: intelektual, spiritual, emosional, kinestetik
Kompetitif:
- Semangat juang tinggi
- Mandiri
- Inovatif
- Pribadi Unggul
- Bangun dan bina jejaring
- Produktif
- Sadar mutu
- Orientasi global
- Pembelajar
Pendidikan AUD:
Jalur formal: TK/RA
Jalur non formal: KB/TPA
Jalur informal: SPS
Perkembangan otak anak 50%
3 hal pada anak yang bisa dijadikan patokan bisa masuk SD:
- Kemandirian
- Sosial emosional
- Problem solving (bisa memecahkan masalah)
Anak yang disusui dengan kondisi ibu tidak kontak mata dengan mata anak, perkembangan anaknya tidak akan baik.
Anak bermasalah itu pangkalnya di orangtua, terutama ibu.
Contoh: ada anak usia 4 tahun yang kalau BAB masih pakai pampers. Ternyata ibunya memang malas, karena sibuk menjahit baju.
1000 HPK (hari pertama kehidupan):
- 8 minggu pertama kehamilan => terjadi pertumbuhan organ penting (otak, hati, jantung, ginjal, tulang, dll)
- 9 minggu kehamilan sampai lahir = terjadi pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut dari organ tubuh => siap hidup di luar
- 2 tahun pertama setelah lahir => masih berlanjut perkembangan beberapa organ penting
Anak ideal: cerdas, berakhlakul karimah
Hak-hak anak: UU no. 20 tahun 2003

Lagu dengan nada: Matahari Terbenam
Empat hak semua anak wajib dipenuhi
Demi anak ideal untuk Indonesia
Tumbuh kembang
Kelangsungan hidup
Beri perlindungan
Dan partisipasi

Lagu: Aku Anak Sehat
Aku anak sehat, tubuhku kuat
Karena ibuku rajin dan cermat
Semasa aku bayi, slalu diberi ASI
Makanan bergizi dan imunisasi
Berat badanku ditimbang slalu
Posyandu menunggu setiap waktu
Bila aku diare, ibu slalu waspada
Pertolongan oralit slalu siap sedia

Sesion 2: Pencegahan kekerasan pada anak usia dini
Dalam kepala terdapat otak yang isinya:
- pre frontal cortek => penalaran
- limbik => rasa senang/tidak => melepaskan hormon
- batang otak/otak reptil => lari, diam, atau melawan
Jika selalu berpikir positif, maka limbik akan mengeluarkan hormon menuju ke depan (pre frontal cortek), tapi jika selalu berpikir negatif atau selalu dalam suasana negatif, maka limbik akan mengeluarkan hormon menuju ke belakang (batang otak/ otak reptil)
Jika anak usia 4 tahun lebih tidak bisa bicara jelas, harus dicek/dirujuk ke ahli/psikolog, agar dapat terapinya.
3 cara belajar anak yang disukai: visual, auditorial, kinestetik, taktil
Visual: melihat gambar dll
Auditorial: mendengar suara
Kinestetik: gerak
Taktil: raba
Nyanyi:
Cang kacang goreng diserok osrang osreng wolak walik grembyang!
Ayuk menyanyi Kuman-Kuman ...
Kuman-kuman berkeliaran
Menempelnya bisa di tangan (badan)
Cuci tangan sebelum makan
Supaya tidak penyakitan (tak diserang kuman)
Ayo jaga kebersihan
Ayo jaga kesehatan
Lekas cuci tangan pakai sabun sampai bersih

Lagu : Paud Kab. Tegal
Kami Paud Kab. Tegal
Bersatu padu
Mendidik, membimbing, mengasuh anak usia dini
Menjadi sehat, cerdas dan pintar
Berbudi pekerti, berakhlak mulia
Kami siap, berkorban jiwa dan raga
Kami siap, bekerja ikhlas dan sabar
Kami siap, mengabdi niat nan suci
Mencerdaskan anak usia dini..
Jayalah Paud Kab. Tegal
Jayalah selama-lamanya

Hari kedua: Selasa, 5 September 2017
Pembelajaran holistik integratif untuk anak usia dini
Sikap guru sering jarkoni, nyuruh anak-anak tidak teriak-teriak tapi dia sendiri sukanya teriak-teriak
Oleh: Dedi Andrianto, ketua Himpaudi Jateng
Lagu: Hak Anak
Empat prinsip hak anak, mari kita terapkan
Kepentingan terbaik untuk semua anak
Perkembangan, kelangsungan hidup
Hargai pendapatnya, non diskriminasi

Lagu:
Hari ini belajar lagi
Bersama kita kumpul belajar lagi 2x
Ceria, gembira
Bersama kita kumpul belajar lagi 2x

Lagu:
Aku dan kamu saling bertatap muka, ting ting ting
Aku dan kamu saling bertegur sapa, hai.....
Aku dan kamu saling berjabat tangan
Aku dan kamu saling berpelukan
Aku dan kamu berganti teman

UU no. 58 tahun 2009
Jarak mata ibu dengan anak saat menyusui 20 cm
Suara yang paling bisa didengar anak dalam kandungan adalah suara ayah. Karena itu sering-seringlah membacakan al quran di perut ibu supaya sering didengar anak.
Pentingnya masa emas anak:
Pertumbuhan otak 0 – 6 tahun: 90%
                    6 – 12 tahun: 10%
Perkembangan otak 0 – 4 tahun : 50%
                      4 – 8 tahun : 30%
                      8 – 18 tahun : 20%
Pada anak di usia dini, sebagai guru sibuk mendidik karakter anak, jangan disibukkan dengan calistung, karena belum masanya.
Guru jangan ikuti kemauan orangtua untuk ngajari calistung pada anak usia dini.
Guru TK 27 tahun di Australia: jangan ajari anak calistung sebelum bisa membuang sampah di tempat sampah, sebelum bisa mengucapkan maaf dan terimakasih pada orang lain, sebelum bisa pamit/ijin pada orangtua.
Jika orangtua tidak bisa menyenangkan hati anak, sukanya marah-marah atau galak, maka itu adalah suara keledai.

Teng teng teng... itu suara apa?
Teng teng teng .... itu suara lonceng
Siapa yang bisa berbaris seperti aku ini?
Ayo ayo ayo seperti tentara

Lagu: Jaga Lingkungan
Ayo kawan semua
Jaga lingkungan kita
Jangan kita merusaknya
Buang sampah di tempatnya   

Lagu: Rumahku
Ini rumahku indah sekali
Bersih setiap hari
Tempatku main bersama kawan
Dan sangat nyaman 
Lagu: Metamorfose Katak
Berawal dari telur lalu jadi kecebong
Besar jadi berudu
Terus menjadi katak
Teot teblung teot teblung
Katak bernyanyi riang
Teot teblung teot teblung
Katak pandai berenang

Lagu: Allah itu dekat
Bila aku bertanya, Allah ada di mana?
Dia pun berkata, Aku dekat saja
Allah senantiasa dekat pada hambaNya
Mengabulkan doa, siapa yang meminta

Obsesi orangtua yang menuntut anak, solusinya: ikutkan pada kegiatan parenting. Katakan: Kami guru-guru di sini adalah orangtua bagi anak-anak di sini.
Lagu Siji Loro Telu digunakan di kegiatan penutup saat mau pulang, jangan di awal kegiatan (pembuka)
Anak yang suka main HP tidak akan bisa berkembang, tidak suka menyapa, tidak suka membaca, tidak suka menabung, dan lain-lain.
Ada anak SMA Taruna yang menusukkan benda tajam pada leher teman kost-nya gara-gara dari kecil sering menonton Film Rambo di laptopnya dan mengoleksi benda-benda tajam mainan di kamarnya, tapi orangtuanya menganggapnya sepele.
Anak-anak obesitas ataupun yang kurang gizi (gizi buruk) otaknya akan rusak
Anak-anak nonton pornografi karena awalnya nonton tidak sengaja. Awalnya nonton baik-baik, tapi kemudian muncul iklan pornografi yang akhirnya anak jadi penasaran ingin melihat, yang akhirnya anak jadi kecanduan (Kak Seto)
Di China, perkelas 12 anak. Papn tulisnya pake LCD, kelasnya seperti showroom seni.
Kekuatan belajar melalui bermain: Mengoptimalkan kompetensi dasar. Contoh: bisa menggunakan sendok dengan tangan sendiri.
Berilah kemandirian terlebih dahulu kepada anak sebelum mampu melakukan yang lain.

Aku ingin jadi teman baikmu 3x
Teman baik 3x mu

Materi ketiga: Merancang APE, oleh Drs. Agus Budiono (Kabid Pembinaan PAUD)
OPTIMALISASI PROGRAM PAUD DAN POS PAUD DI KAB. TEGAL
Permendikbud no 137 tahun 2014 tentang standar nasional PAUD
779 PAUD di Kab. Tegal (462 TK dan 312 KB)
Standar PAUD:
1.       Standar tingkat pencapaian perkembangan anak
2.       Standar isi
3.       Standar proses
4.       Standar penilaian
5.       Standar pendidik dan tenaga kependidikan
6.       Standar sarana dan prasarana
7.       Standar pengelolaan
8.       Standar pembiayaan
Dulu namanya PNFI, sekarang Pembinaan PAUDNI
Standar proses mencakup:
a.       Perencanaan pembelajaran
b.       Pelaksanaan pembelajaran
c.       Evaluasi pembelajaran
d.       Pengawasan pembelajaran
Permendikbud no. 137 tahun 2014 rasio guru dan anak didik:
a.       Usia lahir – 2 tahun: 1 : 4
b.       Usia 2 – 4 tahun: 1 : 8
c.       Usia 4 – 6 tahun: 1 : 8
Sekolahnya manusia:
Manusia:
-          Ruhani:
a.       Religion
b.       Pendidikan karakter
-          Jasmani
 Golden age menurut Benjamin S. Bloom:
-          Usia 9 tahun ke atas => 20%
-          Usia 5 – 8 tahun => 30%
-          Usia 0 – 4 tahun => 50%
Tahapan perkembangan pendidikan anak
Anak dala 7 tahun pertama adalah raja
7 tahun kedua .....
Biarkanlah anak-anak kalian bermain dalam 7 tahun pertama
Menanamkan kata-kata bijak: maaf, permisi, bisa dibantu?, tolong, bismillah, alhamdulillah, astaghfirullah, subhanallah, masya Allah, dll

Bedug agung bedug agung
Di sana tergantung
Bedug agung bedug agung
Di sana tergantung
Begini bunyinya begini bunyinya
Dang dung ecek ecek dang dung ecek ecek dang dung
Dang dung ecek ecek dang dung ecek ecek dang dung

Materi keempat: Karakter dan Kompetensi Pendidik, oleh Ibu Khotimah, S. Ag. M. Pd
(Lulusan PCP Diklat Lanjut Kab. Tegal)
Guru berkarakter: memiliki sifat nabi (shidiq, amanah, fthonah, tabligh):
-          Mendidik sebagai ibadah
-          Hanya karena Allah semata
-          Sabar, ikhlas, rendah hati, tidak mudah putus asa
-          Berkomunikasi seperti tuntunan Allah dan Rosul
-          Belajar sepanjang hayat setiap detik

Strategi:
-          Knowing the good (mengetahui yang baik-baik)
-          Feeling the good (merasakan yang baik-baik)
-          Acting the good (melakukan yang baik-baik)

Bernard Shaw:
-          Tanamkanlah pemikiran, kau akan menuai tindakan
-          Tanamkanlah tindakan, kau akan menuai kebiasaan
-          Tanamkanlah kebiasaan, kau akan menuai watak
-          Tanamkanlah watak, kau akan menuai cita-cita

Aristoteles: Karakter yang baik merupakan perbuatan yang benar dalam hidup

Materi lengkapnya bisa diunduh di sini

Kamis, 01 Februari 2018

Pertemuan Gugus Nyi Ageng Serang di KB Attin 31-1-2018 Tentang Codenesia




KELOMPOK KERJA GUGUS (KKG)
GUGUS PAUD NYI AGENG SERANG
DI KB ATTIN PEDAGANGAN, RABU, 31 JANUARI 2018

Susunan acara:



1.       Pembukaan pk. 11.00 WIB


2.       Pembacaan ayat suci al quran




3.      Menyanyikan lagu Indonesia Raya


4.       Sambutan ketua yayasan Attin, Ibu Afi:
Selamat datang dan terimakasih atas kehadirannya, dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam penyambutan maupun jamuan.



5.       Sambutan ketua Gugus, Umi Chulsum:
Administrasi harap dilengkapi.
Mohon doanya untuk Ibu Ngaisah dan bendahara yang sedang sakit.
Persiapan isi absen online. Kab Tegal belum ada intruksi dari dinas untuk mengisi.
Untuk semester 2 diharapkan kita untuk lebih semangat karena semester 2 lebih pendek waktunya.
Mainan anak harap diperhatikan, terutama mainan yang dari besi. Harus tegas mengatakan “tidak” jika pada saat kondisi tertentu tidak boleh digunakan karena membahayakan.
Untuk pertemuan selanjutnya di KB Kartini Sindang



6.       Pembahasan materi Codenesia oleh Ibu Ma’rifah:
Mohon maaf sudah beberapa kali pertemuan Gugus untuk kegiatan kosong.
Pembelajaran paud yang terbaru ini bernama Codenesia. Untuk wilayah karesidenan Pekalongan, terutama Kab Tegal baru ada.

Pembelajaran Codenesia ini sudah mulai di-ACC tahun 2017. Semua kabupaten harus sudah menerima materi ini dan harus menerapkan pembelajaran codenesia. Cuma kendalanya, kita butuh fasilitas laptop atau computer. Tapi, kenapa pembelian laptop tidak boleh dari BOP?

Codenesia adalah singkatan dari Code, kode dalam Bahasa pemrograman game, pembelajaran yang berupa game. Semua anak suka game. Fasilitas utama HP adalah game, sehingga pembelajaran dimasukkan system game.

Tujuan dari pembelajaran Codenesia ini adalah:
1.       Untuk menyediakan pembelajaran yang berbasis permainan, yang sesuai dg karakter anak
2.       Agar anak bisa belajar melalui fasilitas HP/computer, sehingga terarah
3.       Agar anak  mampu berpikir kreatif, sistematik, efisien

Otak anak akan menjadi lebih aktif

Aplikasi Codenesia bisa diunduh di:

Inti permainan Codenesia, anak bermain pada satu titik dengan mengambil benda menggunakan kode, misal jalan lurus menggunakan kode tangan acung ke depan lurus, jika belok kanan menggunakan kode tangan acung ke samping kanan, jika belok kiri menggunakan kode tangan acungkan ke samping kiri


7.       Penutup




Minggu, 28 Januari 2018

Kunjungan Siswa TK Islam Miftahul Ulum Gumayun ke Stasiun Slawi 27-1-2018








Sabtu, 27 Januari 2018 pukul 07.00 WIB anak-anak TK Islam Miftahul Ulum berkumpul di aula sekolah, berdoa bersama sebelum berangkat kunjungan. Kunjungan pertama ke Stasiun Slawi, kedua ke Kantor Pos Slawi.




Pemberangkatan menggunakan mobil tentara. Setelah berdoa lalu bernyanyi gembira di dalam kendaraan hingga menuju Stasiun Slawi.


Di Stasiun Slawi anak-anak disambut petugas dan dikenalkan oleh Bapak Eko Suryono sebagai Kepala Stasiun Slawi tentang:



1. PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api). Alat yang dibawa namanya “Sembayong”, warnanya hijau, petugasnya bernama Bp. Slamet dengan menggunakan topi warna merah, dimana simbol merah artinya tegas dan pembawa amanah.



2.  Kondektur kereta api yang ganteng berseragam biru tua



3. Genta, bunyinya “klenteng klenteng....” yang menandakan akan datangnya kereta api. Genta tidak dijual bebas, hanya untuk kereta api.



4. Petugas Loket pembayaran yang cantik. Kalau mau naik kereta api harus ke loket pembayaran terlebih dahulu. Untuk orang dewasa harus membawa KTP, sedangkan untuk anak-anak yang dibawa kartu INFAL.

5. Tiket kereta api. Tiket berwarna putih dan tiker berwarna orange.

6. Boarding pass, yaitu tempat mengganti tiket yang berwarna putih, registrasi ulang, dan menjadi tiket yang berwarna orange.

7. Bahan bakar kereta api yaitu HSD atau semacam solar tapi di atasnya solar. Dan pengisian bahan bakar di DIPO, stasiun besar seperti di Semarang.

8. Kriteria Stasiun, ada Stasiun besar, Stasiun Klas 1, Klas 2, Klas 3. Dan Stasiun Slawi masuk dalam kriteria Stasiun Klas 2. Kriteria Stasiun besar yaitu yang memenuhi target, baik pegawainya, maupun frekwensi kereta api yang melintas. Di stasiun Slawi hanya 16 kereta api yang melintas.

9. Praminiaga, yaitu pramugari di kereta api.



10. PKD (Petugas Keamanan Dalam) sebagai security stasiun yang bertugas mengatur keamanan stasiun.



Stasiun Slawi mulai beroperasi tahun ..... (?)

Anak-anak dilarang melempar batu saat kereta api lewat atau melempar batu di atas rel karena bisa berbahaya.

Tanda kereta api mau lewat lampu sinyal berwarna merah, dan saat mau jalan berganti menjadi warna hijau.

Kereta Kamandaka sudah beroperasi sekitar 3 tahun. Yang untuk penumpang hanya kereta Kamandaka, dengan 3 kali fase:
-          Pagi pukul 06.30 WIB
-          Siang pukul 11.45
-          Sore pukul 18.30 WIB


Bapak Eko Suryono dulu bertugas di Stasiun Purwokerto, sekarang bertugas di Stasiun Slawi sejak tahun 1996. Stasiun Slawi ada 24 pegawai, dengan PJL 8 orang, bagian loket 3 orang.



Anak-anak sangat bergembira menyaksikan kedatangan kereta api dan saat pemberangkatan. Selesai berfoto bersama, anak-anak kemudian menuju ke Kantor Pos Slawi yang letaknya tidak jauh dari Stasiun Slawi, hanya menyeberang jalan saja. Alhamdulillah ....



Video kedatangan kereta api dan pemberangkatannya bisa dilihat dan klik di sini, di sini, dan di sini 


Kunjungan Siswa TK Islam Miftahul Ulum Gumayun ke Kantor Pos Slawi







Sabtu, 27 Januari 2018 pukul 09.00 WIB anak-anak Tk Islam Miftahul Ulum Gumayun berkunjung ke Kantor Pos Slawi. Di sana disambut oleh petugas dan anak-anak berkumpul di ruangan untuk mendengarkan pengarahan dari Bapak Kustiono, Kepala Kantor Pos Slawi. Beliau biasa dipanggil Pak Pos, dan anak beliau yang bernama Naura juga dulu pernah sekolah di TK Islam Miftahul Ulum Gumayun.





Menurut beliau, kantor pos itu tempat pengiriman barang/paket, surat, uang, dan lain-lain. Jika kirim barang ke luar Jawa atau jauh, maka barang akan transit dulu di Semarang atau Jakarta.

Sekarang fungsi kantor pos lebih multifungsi, bisa untuk pembayaran listrik dan tagihan-tagihan lain.
Pegawai pos sebelum bertugas di kantor pos belajar dulu di Pusdikpos atau Pusdiklat Pos Bandung.

Kirim motor atau mobil via kantor pos juga bisa. Semuanya bisa.
Kantor pos mulai berdiri sejak 272 tahun yang lalu, masih di zaman penjajahan.

Pelayanan di kantor pos meliputi:
-          - Pengiriman barang
-         -  Pengiriman surat
-         -  Pengiriman uang
-          - Pembayaran listrik
-          - Pembayaran motor
-          - Dan lain-lain


Semua pegawai menggunakan teknologi komputer. Alat yang digunakan untuk bekerja yaitu motor atau mobil. Alat-alat perlengkapannya seperti: laptop, stempel pos, timbangan, amplop, perangko, dan lain-lain.





Selesai memberikan pengarahan, Dewan Guru beserta siswa berfoto bersama Bapak Kustiono. 

Kemudian anak-anak pun kembali ke sekolah dengan menggunakan mobil tentara. Alhamdulillah ...


Kamis, 25 Januari 2018

SOSIALISASI SIBADU



By; FUTICHA TURISQOH

SOSIALISASI SIBADU di Aula Dikbud Kab. Tegal, Kamis, 25-1-2018
MC: Bu Suherminingsih
Moderator: Bu Martuti
Narasumber: Bp. Faizal
Peserta: Operator Kecamatan Dukuhwaru, Slawi, Pagerbarang



Sambutan: Bu Martuti
Usia 0 – 6 tahun itu usia AUD
 Usia 0 – 4 tahun itu usia TPA dan KB dan termasuk PAUD Non Formal, dimana pengawasnya adalah Penilik.
Usia 4 – 6 tahun itu usia TK dan termasuk PAUD Formal, dimana pengawasnya adalah Pengawas TK.
Sibadu = Sistem Bantuan APBD II.
Yang memperjuangkan sertifikasi guru adalah PGRI, dulu yang memperjuangkan alm. Bp. Sulistyo.
Wadah atau organisasinya guru-guru TK itu IGTKI.
Data saat ini untuk tahun 2019



Acara inti: Bp. Faizal
Bantuan tahun ini ada perubahan warna sedikit. Tahun 2018 ini pemerintah tidak mengurangi anggaran, yang sebelumnya  perorang Rp 150.000, sekarang Rp 200.000/orang, tapi penerimanya otomatis berkurang 1000 orang.
Bansos 2016 belum diterimakan penerima bansos, sehingga banyak yang protes.
Bansos 2019 nanti kembali menjadi Rp 150.000/orang.
Usia Bansos sudah 12 tahun, dan Bp. Faizal sudah 8 tahun menangani Bansos.
Untuk tahun 2018 ini akan mencoba mempercayakan bantuan untuk TK ke IGTKI, dan bantuan untuk RA ke IGRA. Harapannya mereka bisa amanah.
Nanti dalam perjalanannya mungkin tidak mulus.
Jangan sampai muncul anggapan atau kesan guru swasta sukanya demo. Itu penilaian yang salah, sebab itu hanya keinginan  segelintir orang saja.
Tahun 2018 ini kalau cukup tenaga akan dicairkan.
Untuk mekanisme pengajuan , yang tadinya via offline, sekarang sesuai perkembangan jaman pengajuannya via aplikasi web melalui Sibadu, yang lebih simple dan efisien, tidak perlu fotocopy SK atau berkas lain. Jadi nanti yang bertanggung jawab mutlak adalah kepala sekolah.
Kalau di sekolah yang biasanya dapat 4 orang, bisa jadi mungkin nanti akan berkurang jadi 2 orang.
Boleh-boleh saja tidak berbagi “cipratan rejeki” kepada teman-teman yang tidak mendapatkan, tapi itu menandakan kurangnya kebersamaan.
Tidak wajib entri data PTK, tapi jika tidak dientrikan tidak mungkin dapat bansos.



Buka aplikasi http://si-badu.com
Username: NPSN lembaga masing-masing
Password default: 12345
Buka Profil Sekolah, Status verifikasi = Belum Aktif
Harus tertulis “Belum Aktif”, sebab kalau sudah tertulis “Aktif” justru itu salah, berarti ada yang bermasalah.
Isi kolom yang masih kosong. Isikan nama kepala sekolah dan NIPY-nya jika bukan PNS.
Password silakan diganti, boleh dengan huruf, angka, karakter, yang penting mudah diingat, lalu klik Update.
Buka Data PTK. Klik Tambah untuk menambahkan nama PTK, isi kolom-kolomnya. Nama boleh menggunakan gelar atau tidak, tapi sebaiknya tanpa gelar.
Aplikasi Sibadu berbeda dengan dapodik. Sibadu itu regulasinya kita sendiri, bukan dari pusat, jadi TMT-nya pun berbeda degan dapodik. TMT pada Sibadu terhitung sejak dia ngajar di manapun (Pendidikan Formal atau non formal), meski pernah cuti lama asal tidak keluar, itu tidak akan terputus.
Jika sudah menambahkan semua PTK, buka Cetak Format 1, 1 lembaga sejumlah PTK yang ada.
Info Sibadu atau Bansos APBD II ada di grup FB “Info APBD II (Kesra/Bansos)



Penutup dari Bu Martuti: apapun tugas operator dari kecamatan/kabupaten, kerjakan dengan ikhlas, tanpa menuntut bayaran.
Pembentukan kepengurusan Forum Operator TK Kab. Tegal: satu komitmen, satu suara
Ketua: Suherminingsih
Sekretaris: Futicha Turisqoh
Bendahara: Muamalah
Anggota: Operator Kecamatan

Akan diadakan pertemuan operator kecamatan setiap 3 bulan sekali